Berita

Sambut Program Garda Prima, YPPSB Gelar Bimtek Kepramukaan untuk Para Guru: “Upaya Penguatan Karakter”

Atimenews.id – KALTIM – Sebanyak 50 guru SMP Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara (YPPSB) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepramukaan yang digelar selama tiga hari, 9–11 Juli 2026, di Aula YPPSB Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan penerapan Program Garda Prima, sebuah program penguatan karakter peserta didik yang akan mulai dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2026–2027.

“Bimtek tersebut bertujuan membekali para guru dengan pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai karakter sebagai bekal dalam mengimplementasikan Program Garda Prima pada tahun ajaran baru,” ujar Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan sekaligus Kepala SMP YPPSB Sangatta, Kak Chasanah, S.Pd

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari jajaran manajemen pendidikan hingga pengurus Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara. Wakil Ketua Yayasan, Kak Ibadi Zalfatirsa, menegaskan bahwa Pramuka menjadi salah satu nilai karakter utama yang menopang pelaksanaan Program Garda Prima di SMP YPPSB. Dalam sambutannya, ia juga berbagi pengalaman saat menjadi Pramuka Garuda ketika masih duduk di bangku SMP.

Bimtek menghadirkan para pelatih pembina Pramuka, yakni Kak Evi Lapian dari Jawa Timur, Kak Bima dan Kak Sariyadi dari Kutai Kartanegara, serta Kak Vita dari Balikpapan. Materi yang diberikan meliputi fundamental Gerakan Pramuka, pembinaan dan motivasi Pramuka Penggalang, teknik pengujian SKU dan SKK Garuda, hingga praktik “scouting skill”.

Ketua panitia, Kak Mita, mengapresiasi semangat seluruh peserta selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, antusiasme peserta terlihat sejak sesi penyampaian materi, permainan edukatif, lagu-lagu kepramukaan, hingga praktik lapangan.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kompetensi para pembina Pramuka di lingkungan SMP YPPSB,” tutur wanita yang akrab disapa Kak Mita itu.

Alhasil dalam pelaksanaannya, mampu membuyarkan keraguan sejumlah peserta yang semula merasa skeptis pada giat tersebut. Salah seorang peserta, Kak Aqsa, mengaku pandangannya terhadap Pramuka berubah setelah mengikuti Bimtek, dan bahkan semakin tertarik. “Karena materi disampaikan secara santai, menarik, dan mudah dipahami sehingga lebih mudah diterapkan dalam kegiatan pembinaan nantinya,” akunya.

Hal serupa juga disampaikan Kak Rofiq yang mewakili para pembina. Ia mengapresiasi metode pelatihan yang dinilai praktis, realistis, dan mudah diimplementasikan kepada peserta didik.

Bimtek Kepramukaan resmi ditutup pada Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 12.00 WITA oleh Manager Pendidikan YPPSB, Kak Endah. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh peserta menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk mendukung keberhasilan Program Garda Prima dengan semangat “Scout Today, Leader Tomorrow”.

“Melalui program ini, YPPSB berharap dapat membentuk peserta didik yang tangguh, cerdas, berkarakter, dan mandiri sesuai tujuan pendidikan yang telah dirancang dalam Program Garda Prima,” harap Kak Endah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button